Arti Peran Santri

            Apa perbedaan antara seorang santri dan siswa biasa? Ada perbedaan besar yang mencolok, mengingat karena santri kerap dipandang sebagai seorang yang berbudi pekerti baik dan paham betul tentang ilmu agama. Saya termasuk dari kalangan santri, pernah menyantren di pondok pesantren Al falah Putera selama tujuh tahun, begitu lulus dan masuk ke ranah kemahasiswaan, identitas seorang santri itu masih belum copot dan masih melekat erat. Sikap pribadi, disiplin dan gemar bekerja keras merupakan tipikal para santri. Karena aturan dan sanksi, itulah yang membuat para santri menjadi (seolah dipaksa) taat. Apa yang terjadi ketika mereka sudah lepas dari pesantren? Tidak sedikit pula dari kalangan santri yang begitu keluar seperti burung yang lepas dari sangkar. Bahkan menjelma menjadi lebih buruk. Bukan berarti santri itu lebih baik dari anak lainnya ataupun lebih buruk. Tapi yang saya ingin bahas di sini, identitas santri yang sebenarnya seperti apa.

            Kata santri menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) berarti (1) orang yg mendalami agama Islam; (2) orang yang beribadat dengan sungguh-sungguh (orang yg saleh); (3)Orang yang mendalami pengajiannya dalam agama islam dengan berguru ketempat yang jauh seperti pesantren dan lain sebagainya. suatu pendapat yang mengatakan makna santri adalah bahasa serapan dari bahasa inggris yang berasal dari dua suku kata yaitu sun dan three yang artinya tiga  matahari. Matahari adalah titik pusat tata surya berupa bola berisi gas yang mendatangkan terang dan panas pada bumi pada siang hari. Seperti kita ketahui matahari adalah sumber energi tanpa batas, matahari pula sumber kehidupan bagi seluruh tumbuhan dan semuanya dilakukan secara ikhlas oleh matahari. Namun maksud tiga matahari dalam kata Sunthree adalah tiga keharusan yang dipunyai oleh seorang santri yaitu Iman, Islam dan Ihsan. Semua ilmu tentang Iman, Islam dan Ihsan dipelajari di pesantren menjadi seorang santri yang dapat beriman kepada Allah secara sungguh-sungguh, berpegang teguh kepada aturan islam. serta dapat berbuat ihsan kepada sesama.

             Di tahun 2015, ditetapkanlah hari santri nasional oleh Presiden Jokowi pada tanggal 22 Oktober. “Untuk mengenang, meneladani, dan melanjutkan perjuangan ulama dan santri, peringatan Hari Santri 2017 mengusung tema Meneguhkan Peran Santri dalam Bela Negara, Menjaga Pancasila, dan NKRI,” ujar Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj melalui keterangan resmi pada Rabu (4/10) di Jakarta.

               Dalam sejarahpun tercatat, di mana kemerdekaan Indonesia sendiri tidak hanya dipelopori oleh kalangan militer saja. Para kiai dari berbagai pesantren yang mempelopori para santri ikut bahu-membahu mewujudkan kemerdekaan. Berbeda dengan kebanyakan negara lain yang merdeka dari penjajah, negara-negara itu merdeka karena hadiah dari penjajah. Sedangkan negeri kita ini berbeda, Indonesialah yang mengusir para penjajah dan memproklamasikan kemerdekaan itu sendiri.

            Titik berat perjuangan bukan hanya bertumpu pada para militer yang menjadi tokoh kemerdekaan. Kita mengenal Tuanku Imam Bonjol, KH Hasyim Asyari, KH Ahmad Dahlan yang berasal dari pesantren, turut berperan besar dalam kemerdekaan. Maka oleh Presiden Jokowi, ditetapkanlah tanggal 22 Oktober sebagai hari santri nasional sebagai bentuk penghargaan bagi para santri dan kiai. Tapi apa makna sesungguhnya dari peringatan hari santri nasional itu? Jika memandang dengan kondisi santri di era sekarang, seperti ada jurang yang besar dibandingkan dengan santri era dulu. Maka yang jadi garis besar kita sekarang adalah bagaimana peranan kita sebagai santri di era sekarang untuk negara tercinta ini?[]R

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s